Rabu, 25 Mei 2011

Origin - Justice League of America

Tim JLA pertama muncul di edisi [B]The Brave and the Bold[/B] # 28 sekitar tahun 1950an oleh penulis [I]Gardner Fox[/I], menceritakan tentang kelompok hero yang terdiri dari [B]Martian Manhunter, Black Canary, Green Lantern (Hal Jordan), The Flash (Barry Allen) dan Aquaman[/B] yang bahu membahu mengatasi ancaman dari [B]Starro[/B] sejenis Bintang Laut dari luar angkasa yang seperti biasanya mencoba menguasai bumi :), setelah berhasil menyelesaikan ancaman tersebut akhirnya mereka memutuskan untuk bergabung secara permanen dan membentuk sebuah tim dengan nama [B]Justice League of America[/B]. Selanjutnya seiring dengan berkembangnya ancaman terhadap bumi, [B]Green Arrow, Hawkman, The Atom (Ray Palmer) dan Black Canary[/B] bergabung menjadi anggota tetap JLA sedangkan [B]Superman dan Batman[/B] sebagai anggota non [CENTER]permanen.


Urutan dari kiri ke kanan : Aquaman, Black Canary, Martian Manhunter, Flash, Green lantern.

Trivia - Lex Luthor

Tahukah bahwa tokoh [B]Lex Luthor [/B]pada waktu awal diciptakan oleh Jerry Siegel dan Joe Shuster memiliki rambut berwarna merah, kepala botak yang kemudian menjadi trademarknya terjadi karena kesalahan artis [I]Leo Novak[/I] yang salah mengira bahwa tokoh Lex Luthor adalah salah satu tukang pukul yang digambar oleh Joe Shuster :). Tapi terbukti dengan kepala plontosnya tersebut Lex Luthor sukses bersaing dengan para penjahat super lainnya untuk menjadi salah satu tokoh paling terkenal sepanjang sejarah komik.

Senin, 14 Februari 2011

REVIEW - LIGHTNING SAGA !!

Review – The Lightning Saga

Kemarin saya baru saja selesai membaca ulang miniseri DC yang dulu pernah digadang-gadang sebagai salah satu miniseri terbaik yang terbit pada tahun 2007. Alasan miniseri tersebut sangat menjanjikan adalah tersebutnya tiga tim superhero utama didunia DC kedalam satu plot cerita yang ditulis oleh Bred Meltzer sang penulis Identity Crisis (2005) yang melegenda.

Tersebutlah kisah dimana Justice League of America/JLA (Superman, Batman, Wonder Woman, Green Lantern (Hal Jordan), Hawkgirl, Geo Force, Black Lightning dan Red Arrow) dan Justice Society of America/JSA (Green Lantern (Alan Scott), Flash (Jay Garrick), Mr. Terrific, Liberty Belle, Hourman, Wild Cat, Were Cat dan Hawkman), harus menggabungkan seluruh kemampuan mereka didalam suatu permainan teka teki yang bertema “Apa yang dilakukan oleh para anggota Legion of Super Heroes di masa sekarang ??”

Cerita ini adalah salah satu spin off utama dari DC Special Event Countdown to Final Crisis (DC Countdown) yang diawali oleh tertangkapnya seorang Super Villain yang bernama Trident, setelah diselidiki lebih lanjut ternyata tokoh ini sejatinya adalah seorang hero dari masa depan yang bernama Val Andarr atau lebih dikenal dengan nama Karate Kid.

Setelah bertukar beberapa jurus pukulan dengan The Batman (dan membuktikan bahwa dia dapat memberinya Hernia) Karate Kid menjelaskan bahwa dirinya bukan satu-satunya anggota Legion yang dikirim ke masa lalu. Mereka memiliki suatu misi yang bahkan dirinya sendiripun tidak tau apa dan kapan harus dilakukan seluruh ingatannya hilang dan yang dia ingat hanya bahwa dirinya adalah seorang penjahat super dengan nama Trident.

Kemudian JLA dan JSA bahwa inilah saat yang paling tepat untuk membagi-bagi tim guna mencari para anggota Legion yang tercerai berai tersebut. Melalui beberapa petualangan yang cukup menarik (tetapi sangat kurang menegangkan) akhirnya ditemukan para anggota Legion yang terdampar dimasa sekarang adalah Dream Girl (seorang gadis yang memiliki kemampuan melihat masa depan), Wild Fire (Entity yang memiliki kekuatan api), Timber Wolf (Memiliki kemampuan seperti wolverine J), Dawnstar (seorang tracker) dan terakhir Princess Projectra (membuat halusinasi menjadi nyata).

Setelah semua tokoh utama terkumpul diketahui bahwa misi utama Legion ke masa sekarang adalah untuk membawa kembali (baca menghidupkan/memulangkan) seorang tokoh utama didunia DC yang telah lama tewas dengan suatu mekanisme tongkat petir (Lightning Rod). Tongkat tersebut merupakan suatu media untuk mengembalikan jiwa orang yang telah mati dengan jiwa sang pemegang tongkat sebagai gantinya.

Pendapat saya secara pribadi terhadap miniseri ini adalah cerita yang disajikan sangat dramatik cukup menarik tetapi sangat kurang action. Sekian banyak Super hero papan yang terlibat justru merupakan kelemahan utama pada miniseri ini.

Lightning Saga adalah miniseri yang bercerita tentang pengorbanan untuk mencapai tujuan yang lebih besar, selain itu kedalaman cerita dan perhubungannya terhadap alur cerita pada Countdown sangat dalam sehingga tidak lengkap apabila dilewatkan. Saya sendiri walaupun telah membaca miniseri ini berkali-kali dan juga membaca DC Countdown, masih terlewatkan beberapa momen yang sangat penting yang kemudian menjadi dasar cerita beberapa tahun selanjutnya.

Serial/Miniseri terkait :

1. (2008) DC Countdown / Countdown to Final Crisis.

2. (2008) The Flash Full Throttle (Death of Bart Allen).

3. (2009) Final Crisis : Legion of Three Worlds.

4. (2010) Superman : World of New Krypton.

Sabtu, 20 Juni 2009

Hot Stuff – 21 Juni 2009

1. The Flash Rebirth

Mungkin tindakan untuk menghidupkan kembali hero dari kematiannya bukan merupakan suatu ide yang brilian dari DC Comics, tapi bagi para pembaca yang telah mengikuti miniseri Green Lantern – Rebirth dimana kisah kembalinya Hal Jordan dikemas dengan begitu luar biasa oleh penulis dan artis terbaik versi majalah Wizard Geoff Jhons (Infinite Crisis, 2006) dan Ethan Van Sciver (Sinistro Corps, 2008), maka untuk miniseri The Flash Rebirth ini saya sangat mengharapkan magic yang sama dapat dilakukan oleh duo tersebut kepada Barry Allen (The silver age Flash, mentor Wally West The Flash saat ini) agar sang tokoh bisa mendapatkan tempatnya kembali di DC Universe tanpa menghilangkan legacy atas makna pengorbanan yang telah dia lakukan sebelumnya.







2. Marvel Ultimatum


Harus saya akui kalau miniseri ini agak jauh dari yang pernah saya bayangkan bahkan untuk penerbit seperti Marvel Comics. 5 edisi komik dengan judul Ultimatum yang diikuti oleh tie ins komik-komik di seantoro dunia Marvel Ultimate (Alternate Marvel Universe) menunjukkan bahwa Marvel tidak takut untuk membunuh para tokoh2nya dengan darah dingin.
Kalau pada miniseri Avengers Disassembled, Brian Michael Bendis hanya membunuh Ant Man dan Hawk Eye pada miniseri ini segudang tokoh sentral mulai dari Profesor Xavier, The Wasp, Dr. Strange, Daredevil, sampai mungkin Spider-Man (semuanya versi Ultimate), menjadi korban balas dendam penulis terkenal Jeph Loeb (Superman & Batman) dan artis luar biasa David Finch (Avengers Disassembled). Dalam miniseri ini Loeb memilih Magneto yang olehnya diberikan kekuatan layaknya dewa (dapat merebut Mjolnir dari tangan Thor) sebagai eksekutor seantero dunia Marvel Ultimate. Apakah ini tanda bahwa Marvel Comics berencana untuk menghentikan alur dunia Ultimate, atau hanya sebagai suatu cerita apik untuk mendongkrak kembali penjualan lini komik ini ..…. toh akhirnya seperti juga Hawk Eye, Bucky dan seluruh hero yang diculik oleh Skrull dalam Secret Invasion mereka semua dapat dihidupkan kembali jika dianggap perlu ^_^…..

Minggu, 14 Juni 2009

REVIEWS - DC COUNTDOWN (COUNTDOWN TO FINAL CRISIS)

REVIEWS – DC COUNTDOWN (COUNTDOWN TO FINAL CRISIS)

Sebagai informasi saya sebelumnya lebih memilih untuk membuat review mengenai Mega Even DC terbaru : Final Crisis yang saat ini banyak sekali menuai perdebatan diantara para penggemar DC. Tetapi setelah membaca ulang dan melihat urutan history maka saya putuskan untuk terlebih dahulu menulis review mengenai serial yang terbit sebelumnya dan seharusnya menjadi peletak dasar utama dari mega even tersebut. Seperti judulnya DC Countdown yang kemudian berubah judul menjadi Countdown to Final Crisis pada minggu ke 26 menceritakan nasib Multiverse (buat yang belum familiar dengan istilah ini bisa baca lagi ulasan saya mengenai DC Multiverse) setelah even yang terjadi pada 52.

Seperti juga 52 yang memfokuskan ceritanya pada Black Adam, Booster Gold, Elongated Man (Ralph Dibny) dan The Question cerita ini memilih fokusnya pada Mary Marvel, Jimmy Olsen, Karate Kid, dua musuh Flash Piper dan Trickster serta sekelompok petualang antara multiverse yang disebut the challenger (terdiri dari Donna Troy, Green Lantern Kyle Rayner dan Jason Todd). Masing-masing tokoh memiliki cerita sendiri-sendiri yang saling bersinggungan didalam miniseri Countdown dan miniseri lainnya yang terbit sepanjang tahun 2007 dan pertengahan 2008. Diakhir setiap edisi diceritakan sejarah Multiverse dan even-even terkait dibelakan sejarah DC Universe. Sebagai musuh utama dipilihlah Darkseid penguasa Apokolips yang tidak kebagian peran baik di Infinite Crisis maupun 52 akhirnya memutuskan bahwa inilah saat bagi dirinya untuk menguasai seluruh dunia. Selain Darkseid terdapat tiga kekuatan yang akan juga saling bentrok adalah sepanjang miniseri ini yaitu Monarch (yang kemudian diketahui sebagai Captain Atom), Superman Prime (versi dewasa dari Superboy Prime) dan para Monitor yang bertugas sebagai pengawal multiverse.

Untuk mempermudah memahami miniseri ini review akan dibagi kedalam masing-masing tokoh yang disorot, yaitu :

1. Mary Marvel
Mengikuti akhir dari Infinite Crisis dimana penyihir SHAZAM terbunuh ditangan The Spectre, keluarga Marvel menjadi terpecah belah, Billy Batson sang Captain Marvel terkurung di Rock of Eternity yang baru dan harus menggantikan tugas si penyihir, sementara Freedy (Captain Marvel jr) dan Mary Marvel kehilangan kekuatan mereka. Freedy kemudian mendapatkan lagi kekuatan SHAZAM melalui serangkaian ujian yang harus dilalui (diceritakan dalam miniseri Trials of Shazam) sedangkan Mary Marvel yang diceritakan koma terbangun kembali tanpa kekuatan dan kehilangan kontak dengan dua orang yang selama ini menjadi keluarganya.
Singkat cerita Mary yang merasa ditinggalkan mulai mencari pelarian dan kekuatan baru pada Black Adam serta menjadi korban hasutan Eclipso dan Granny Goodness dari Apocalipse untuk kemudian menjadi salah satu petarung yang dikendalikan oleh Darkseid.


2. Jimmy Olsen
Dimula dari penyelidikan sederhana kematian salah satu mantan anggota Teen Titans Deula Dent Jimmy menemukan dirinya menjadi saksi kematian salah satu dari keluarga New Gods : Lightray, selanjutnya berbagai kekuatan aneh yang tidak dapat dia kontrol mulai timbul dan menjadikannya memasuki dunia para hero yang selama ini hanya bisa dia saksikan dari luar, tetapi tanpa dia sadari Jimmy menjadi salah satu tokoh sentral dalam rencana Darkseid untuk menguasai seluruh alam semesta. Cerita ini terkait dengan miniseri khusus DC Death of the New Gods yang menceritakan satu persatu anggota The New Gods dan Gods of Apokolips tewas ditangan sesosok makhluk yang omnipotent.


3. Karate Kid
Val Armorr atau lebih dikenal sebagai Karate Kid anggota Legion of Super Heroes dari Abad ke 21 tersadar mendapati bahwa dirinya ditangkap oleh JLA karena berusaha menyerang tim tersebut saat mengira dirinya adalah Trident. Kemudian didapati bahwa dia dan 6 anggota Legion yang lain termasuk Starman (Thom Kallor) telah kembali ke masa sekarang dalam suatu misi rahasia yang hanya diketahui oleh mereka ber tujuh. Secara lengkap mengenai petualangan ketujuh anggota Legion ini diceritakan dalam miniseri crossover JLA dan JSA : Lightning Saga yang mengisahkan kembalinya Wally West : Flash kedua setelah sebelumnya hilang selama satu tahun dalam miniseri Infinite Crisis. Sepanjang miniseri ini Karate Kid akhirnya sadar bahwa dirinya akan menjadi pembawa kehancuran dan alat bagi Darkseid untuk menaklukkan Multiverse.


4. T
he Challenger
Ketika satu dari para Monitors memiliki agenda tersendiri dia memutuskan bahwa yang harus dilakukan pertama-tama adalah mengetahui siapa yang mungkin dapat menjadi penghalang ambisinya tersebut. Hal itulah yang membawa Donna Troy, Jason Todd dan Kyle Rayner didalam petualangan mengelilingi ke 52 bumi dengan tujuan untuk menemukan Ray Palmer (The Atom) yang menghilang pada akhir even Identity Crisis. Dianggap sebagai orang yang memegang kunci untuk menghentikan ambisi gila Darkseid The Challenger harus menemukan Ray Palmer sebelum semuanya jatuh ketangan Darkseid.
Didalam petualangan mereka banyak hal yang mereka temukan, pengetahuan mengenai setiap dunia, versi lain dari diri mereka sendiri bahkan tragedi yang akhirnya membawa mereka semua dalam konfrontasi terakhir menghadapi Darkseid.


3. Piper dan Trickster

Dua musuh The Flash, yang merupakan mantan anggota Rouges of Criminals di Central City diceritakan berusaha merebut kembali tempat mereka didunia di tim tersebut. Kisah ini berputar dalam kurun waktu serial The Flash v4 yang menceritakan bagaimana Bart Allen mengambil tempat Wally West sebagai The Flash setelah sang senior menghilang pada even Infinite Crisis, dan even kematiannya yang tragis ditangan para Rouges (miniseri The Flash – Full Throttle). Didalam DC Countdown diceritakan pelarian kedua orang ini saat menjadi incaran semua pihak baik dari sisi hero, penjahat maupun pemerintah karena diduga terlibat didalam pembunuhan tersebut.


5. Superman Prime
Kalau Monarch digerakkan oleh kegilaannya akan kekuasaan tidak begitu jelas apa yang mendasari petualangan gila Superman Prime didalam mencari dunia yang sempurna. Setelah dikalahkan dalam miniseri Sinistro Corps oleh para Guardian Prime mendapati bahwa dirinya terlempar ke Multiverse yang selama ini dia cari-cari. Tapi obsesi dan mungkin ketidak warasannya membuatnya kembali menjadi mesin penghancur tanpa sasaran yang membawa akhir bagi banyak bumi dan secara tidak langsung menjadi penghalang utama Monarch dalam perangnya.
Ini mungkin akan menjadi pertanyaan buat kebanyakan pembaca kenapa Superboy prime yang dulu tidak lebih besar daripada Connor dapat memiliki tubuh gempal yang jauh lebih besar daripada Superman ??


6. The Monarch (Captain Atom New Earth)

Sebelum membahas lebih jauh mengenai peran monarch dalam Mega Even ini perlu sedikit diketahui bahwa perubahan Captain Atom dari seorang hero yang bersedia mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan bumi (pada miniseri Superman & Batman : Public Enemy) berubah menjadi seorang Tyrant yang merasa bahwa dia adalah solusi untuk keamanan dunia. Terkait dengan petualannya ke dunia The Authority dimana para Superhero bukan Cuma melindungi tapi sekaligus menjadi pengendali kehidupan. Para hero berbuat sesuka hati mereka dan segala cara dapat digunakan untuk memastikan dicapainya tujuan. Entah terinspirasi atau sekedar mengalami gangguan otak Captain Atom kemudian memutuskan untuk membuat pasukan sendiri guna “mengendalikan” seluruh kekacauan yang terjadi di Multiverse.


6. Darkseid
Penguasa Apokolips ini mungkin bosan tidak dilibatkan pada dua mega even terakhir DC Infinite Crisis dan 52, karena itu dia memutuskan bahwa ini saatnya untuk Darkseid kembali mendapatkan sorotan dengan cara membunuh para New Gods, menjerumuskan Mary Marvel ke Jurang kegelapan, menyebarkan virus mematikan melalui Karate Kid dan membuat para monitor terpecah untuk kemudian menguasai apa yang masih tersisa dari perang tersebut, suatu rencana yang luar biasa untuk seorang Tyran yang biasanya hanya mengandalkan tinju dan omega beamnya setiap kali dihajar oleh Superman.




Untuk Detail ceritanya ……..bersambung ke Review selanjutnya ^_^…

Sabtu, 02 Mei 2009

Whose Who ? - Green Lantern

Semula untuk pembuka rubrik Whose who pada blog ini saya pikir akan lebih baik kalau diisi oleh Superman atau Batman, dua tokoh superhero pertama dan mungkin terbesar yang pernah ada dalam sejarah dunia komik. Tapi setelah memperhitungkan bahwa history dari Men of Steel dan Dark Knight serta siapa diri mereka nampaknya sudah cukup umum dan diketahui oleh sebagaian besar orang. Karena itu pilihan jatuh pada tokoh Green Lantern, yang tidak kalah terkenalnya tapi mungkin agak sedikit kurang awam diketahui oleh sebagian orang.

Pada tahun 1940 dari tangan penulis Bill Finger dan artist Martin Nodell lahir seorang tokoh dengan perantara kekuatan sebuah cincin berwarna hijau dapat mewujudkan apapun yang dibatasi hanya oleh kekuatan pikirannya, tokoh itu disebut Green Lantern (Alan Scott). Kekuatan Alan Scott berbasiskan magic yang berasal dari sebuah lantera hijau yang juga berfungsi untuk mengisi ulang cincin tersebut, tapi seperti juga superman dengan Kryptonite nya kekuatan cincin Alan Scott tidak dapat mempengaruhi apapun yang berasal dari kayu sehingga menjadi suatu kelemahan yang sering di manfaatkan oleh lawannya.

Kemudian seiring dengan turunnya minat terhadap komik (akhir golden age) DC memutuskan untuk menulis ulang cerita Green Lantern dan berusaha memordenisasi tokoh tersebut. Tugas tersebut jatuh ketangan penulis John Broome dan artis Gil Kane, tetapi daripada memperbarui tokoh yang sudah ketinggalan jaman mereka memutuskan untuk benar-benar melahirkan seorang tokoh baru dengan latar belakang yang sangat berbeda, Hal Jordan (1959) seorang tes pilot dipercayakan untuk menerima cincin Green Lantern dari seorang alien bernama Abin Sur, selanjutnya diketahui bahwa Abin merupakan bagian dari suatu pasukan penjaga perdamaian galaksi dengan nama Green Lantern Corps yang diciptakan oleh sekumpulan imortal yang disebut Guardian of the Universe dan bermarkas diplanet OA.

Tidak seperti Alan Scott sebelumnya, cincin Hal Jordan tidak berbasiskan magis kuno, tapi cenderung merupakan hasil perpaduan dari teknologi dan kekuatan yang dimiliki oleh para Guardian, selain itu kelemahannya juga bukan pada unsur kayu melainkan pada apapun yang berwarna dasar kuning (^_^). Cincin Jordan juga terbatas pada pengisian 24 jam dan harus di charge ulang dengan menggunakan power battery yang hampir serupa dengan milik Alan Scott.

pengenalan konsep dasar Green Lantern Corps membuka peluang untuk menampilkan Green lantern selain Hal Jordan, pada tahun 1960 DC memperkenalkan Guy Gardner, seorang yang seperti juga Hal Jordan tidak mengenal takut, Guy seharusnya terpilih menjadi Green Lantern menggantikan Abin Sur tetapi karena saat itu posisi Hal Jordan lebih dekat karena itu sebagai kandidat kedua dia terpilih untuk menjadi pemegang cincin pertama Green Lantern sektor 2814 (Bumi dan sekitarnya).

Kemudian pada tahun pada tahun 1970 diperkenalkan lagi satu tokoh Green Lantern John Stewart yang tampil sebagai pengganti Guy saat dia mengalami koma karena tertimpa ledakan power batterynya. John Stewart adalah tokoh yang keras pada prinsipnya dan mungkin merupakan Green Lantern terbaik yang pernah ada (diluar Hal Jordan tentunya), rasa tanggung jawabnya ditunjukkan ketika dia memutuskan untuk mundur dari korps ketika gagal menghentikan hancurnya suatu planet yang berada dalam pengawasannya sebagai Green lantern. Setelah itu John beberapa kali bergabung dan berhenti dari keanggotan korps antara lain karena kelumpuhan yang pernah dideritanya serta saat korps green lantern dihancurkan oleh Hal Jordan yang menjadi gila dan menyebut dirinya Parallax.

Seriing dengan mega even DC - Death and Return of Superman (1993-1994), Hal Jordan diceritakan menjadi terobsesi untuk menghidupkan kembali Coast city yang hancur lebur oleh perbuatan Cyborg Superman terbang ke oa untuk mengambil semua kekuatan Green Lantern dan pada akhirnya membunuh semua Guardian dan menghancurkan Korps yang selama ini telah dibelanya (Emerald Twilight miniseri). Ganthet sebagai Guardian terakhir yang tersisa menciptakan cincin terakhir dan karena keterbatasan waktu menyerahkannya pada seorang pemabuk bernama Kyle Rayner yang ditemukannya dilorong sebuah bar hanya dengan sebuah pesan "You will do".

Kyle Rayner tidak seperti Green lantern lainnya yang terpilih, mengalami masa-masa sulit diawal tugasnya sebagai superhero, tidak adanya mentor dan korps yang mendidiknya serta kematian kekasih ditangan salah seorang musuh besarnya (Major Force) memberikan pukulan telak pada green lantern muda ini, kembalinya Hal Jordan dengan identitas baru Parallax yang hendak menghacurkan alam semesta dan menciptakannya kembali sesuai dengan kehendaknya membuat Kyle harus belajar cepat dan menerima kenyataan bahwa dirinya adalah Green Lantern terakhir dan Torch Bearer untuk korps Green Lantern yang telah mati.

Rasanya sampai disini dulu tulisan mengenai Whose Who ? - Green Lantern, selanjutnya sejarah mengenai pasukan perdamaian intergalaksi ini akan dilanjutkan lagi pada segmen Whose Who ? - Green Lantern Corps yang akan membahas lebih detil mengenai kembalinya para Green lantern serta even terbaru yang melibatkan mereka.

What does it means ? - DC Multiverse

Banyak teman2 yang dulu pernah menyukai komik amerika ditahun 80an kebingungan saat mencoba kembali membaca komik terbitan DC, salah satu dari sekian banyak yang membuat bingung adalah kontinuitas Multiverse DC yang saat ini memang sudah agak jauh berbeda dengan dulu waktu pertama kali terbit di indonesia dengan bendera Cyprus dan harga Rp. 500/komik.

Dahulu kita mengenal multiverse DC dibagi menjadi beberapa bumi yang paralel (paralel earth), ada Bumi satu (Earth One) tempat para jagoan yang tergabung didalam Justice League of America berada, Bumi dua (Earth Two) dimana Justice Society of America sedang berperang melawan para NAZI pada PD II, Bumi tiga (Earth Three), bumi dimana para penjahat yang tergabung kedalam Crime Syndicate menjadi penguasa, Bumi - X (Earth X) menggambarkan perang yang tiada akhir antara Freedom Fighter dengan pasukan Axis Nazi Jerman yang diceritakan sebagai pemenang didalam dunia tersebut, Bumi-S (Earth S) tempat tinggalnya keluarga Captain Marvel dan si penyihir SHAZAM serta banyak bumi-bumi lainnya.

Seluruh bumi tersebut terpisahkan dalam batasan ruang yang tidak pernah saling bersinggungan. Tetapi selalu ada kali yang pertama, pertemuan dua orang Flash dari dua bumi yang berbeda (Bumi satu dan Bumi dua) membuka mata para hero dan villains bahwa ada lebih satu bumi dan membuka mata akan adanya multiverse disekitar mereka.

Selanjutnya berbagai crossover antar bumi tersebut mulai dibuat, pertarungan antara Justice League dan Crime syndicate yang merupakan counterpart mereka dari Bumi tiga, Superman dan Captain Marvel bergabung untuk mengalahkan Black Adam dari Bumi-S, Superman melompat ke dimensi Captain Carrot dan Amazing Zoo Crew untuk menemukan bahwa ada kelinci yang memiliki keuatan hampir sama dengannya (^_^...), sampai ke mega even Crisis on Multiple Earth.

Pada tahun 1986 DC memutuskan untuk menghapuskan multiverse, sebuah mega even yang akhirnya dianggap sebagai salah satu even terbaik sepanjang sejarah dunia komik Crisis on Infinite earths diluncurkan untuk mengubah konsep multiverse yang ada di DC Universe menjadi single earth (New Earth).

Konsep single earth tersebut bertahan selama lebih dari 20 tahun, seluruh tokoh dari semua bumi yang sebelumnya terpisah berfusi kedalam satu bumi, banyak tokoh mengalami perubahan latar belakang, Justice Society digambarkan sebagai tim superhero pertama yang terbentuk pada saat PD II sedangkan Justice League adalah tim baru yang dibentuk oleh para super hero yang terinspriasi oleh mereka, latar belakang Superman dan Batman diperbarui, Wonder Woman dilahirkan jauh setelah PD II berakhir, Captain Marvel dan penyihir Shazam merupakan superhero yang berada di kota Fawcet sedangkan Crime Syndicate adalah kelompok villains yang berasal dari dimensi antimetter (bukan dari Bumi-3) yang merupakan dimensi lain yang ada di New Earth.

Pada tahun 2005, penulis-penulis di DC Comics akhirnya berpendapat bahwa sudah saatnya multiverse dikembalikan, mereka merancang kembalinya tokoh yang dulu sangat berpengaruh pada even Crisis on Infinite Earths seperti Alexander Luthor, Superman (Kal-L) dan Superboy Prime. Tokoh-tokoh tersebut menjadi kunci dimulainya Infinite Crisis dilanjutkan dengan miniseri mingguan DC 52 yang pada akhir ceritanya menceritakan kembalinya multiverse ke dunia DC.